Rss Feed
Facebook button
Calendar
June 2012
M T W T F S S
« May    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  
Archives
INDONESIANabroad.com
Add to Technorati Favorites
Coin A Chance

9808. To Forgive And Not Forget.

We shall not forget. Begitu tagline filmnya. Sebuah film antologi, mengenang 10 tahun reformasi. Film berjudul 9808 ini adalah kumpulan film-film pendek yang membawa nafas yang sama. Pesan yang sama. Sutradara-sutradara yang terlibat dalam film ini adalah: Anggun Priambodo, Ariani Darmawan, Edwin, Hafiz, Ifa Isfansyah, Lucky Kuswandi, Otty Widasari, Ucu Agustin, Steve Setiabudi, dan Wisnu Suryapratama.

Ada 11 film pendek, masing-masing memiliki tema sendiri. Ada yang mengangkat kisah tentang perjuangan seorang ibu, yang anaknya tewas dalam tragedi Trisakti, Mei 1998 dan kasusnya hingga sekarang belum kunjung tuntas. Film pendek  lain menghadirkan dialog dengan seorang seniman teater, bertanya jawab tentang reformasi, realita, dan pertanyaan menarik: apakah eksistensi bendera merah putih masih diperlukan. Ada juga film yang menceritakan kisah nyata usaha sekelompok anggota OSIS sebuah SMU di Solo, yang mengungkap dan membeberkan praktik korupsi oleh guru-guru di sekolahnya dengan niat bahwa mereka ingin keluar dari sistem yang meskipun salah justru dianggap sebuah budaya. Tidak hanya yang bernuansa serius, namun ada juga yang dikemas dalam bentuk yang ringan, seperti film “Sugiharti Halim” karya Ariani. Film ini menceritakan apa yang terjadi dengan etnis Cina – atau Tionghoa, atau Cokin, atau Chinese atau apapun sama sajalah –  seperti yang dituturkan tokoh utamanya dalam film, mengenai identitas mereka di Indonesia sejak tahun 1966 hingga kini.

Dalam kumpulan film ini memang tidak ada yang mengisahkan detail kerusuhan Mei 98 maupun apa yang terjadi setelahnya seperti mulai adanya kebebasan pers dan tahanan politik era Orde Baru yang dilepaskan oleh pemerintah. Lepas dari itu, film ini mampu menyegarkan ingatan kita bahwa dulu pernah terjadi sesuatu di negara kita pada tahun 1998, dan hingga kini reformasi belum selesai. Salah satu film pendek di 9808, Catatan Seorang Mantan Demonstran, menghadirkan Wisnu Surya Pratama yang menuturkan bahwa mahasiswa kini rasanya tak relevan lagi untuk berdemo melawan pemerintahan, karena dulu yang menjadi musuh adalah Suharto dan militer, sedangkan sekarang situasinya semakin kompleks. Setiap orang bertanggung jawab untuk terjadinya perubahan, dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat.

Saya berkesempatan nonton film ini di Rotterdam Film Festival sore tadi. Seorang kawan dari Trisakti yang mengajak saya. Katanya film ini tidak diputar di bioskop di Indonesia – dan mungkin tidak akan ada di Youtube :D Sebelum film dimulai, saya dan si teman sempat ngopi-ngopi sebentar dengan Ariani, salah satu pembuat film di 9808 ini. Menurutnya film ini memang tidak ditujukan semata untuk komersialisme, melainkan sebagai upaya membuka dialog terutama dengan kalangan pelajar, agar mereka tidak melupakan sejarah. To forgive and not forget.

Oh iya. Saya tidak tahu apa peristiwa Mei 1998 ini sudah masuk ke buku-buku pelajaran sejarah atau belum. Ada yang tahu? Atau memang kisah ini sengaja ingin dihilangkan dari ingatan?

14 Responses to “9808. To Forgive And Not Forget.”

  • Prima says:

    belum masuk buku sejarah,
    di buku sejarah buat SD, peristiwa terakhir yang dicatat adalah Belanda meninggalkan Indonesia..
    yang bilang ini adalah salah satu guru sejarah SD di Jakarta, yang kewalahan jawab pertanyaan murid-muridnya waktu Pak Harto wafat.

    jadi kasian sekali emang adik-adik itu..

  • Rian Xavier says:

    Wah belum liat saya..

  • ridu says:

    kenapa di youtube gak diputer siih?? ada link buat donlotannya gak??

  • Christin says:

    @ chic
    sebenernya ada kok chic tapi ga diputer di bioskop gede kaya cineplex atau blitz gitu. di website nya ada tuh CP kalo mau screening film ini ;)

    @ indri
    kalo PPI Amsterdam pemerintahan Ardho gimana? :D

  • Indri says:

    wah terdengar menarik sekali…
    seharusnya sih masuk buku sejarah, secara Mei 98 ditayangin terus setiap taun di tv *seingat saya sih gt semasa masi di indo*

    (mungkin kalo PPI Amsterdam masi pemerintahan Wibi, tuh film bisa diputer jg tuh di Amsterdam…mungkiinnn*sayang sayang sipatokaan*)

  • Chic says:

    ooow.. kamu beruntung sekali bisa nonton film itu… di sini malah ndak diputer jeh.. :cry:

  • Christin says:

    @ Obi Wan
    kira-kira bakal masuk gak ya ki? hihihihi

    @ Grace
    lho kalo ga ada di kurikulum kok dimasukin di buku? artinya tanpa persetujuan dikbud gitu?

    @ Ardho
    yah dho, demi juga ini. daripada mati autis di rumah. hahahaha. eh tapi kita2 juga sirik loh kalo ada acara di amsterdam dan ga bisa ikut :p

    @ Nadya
    yah itu nad maksudnya. ga diputer di 21 atau blitz :D iya deh nad. biarpun rada buang duit karena nontonnya sambil nutup mata pake syal. hahahahaha. makasih lho nad!

    @ Inou
    Anuuuu… Lha disini ga ada mall buat menghibur diri e, mas :oops: bajakan? cari sana di wahana. :lol:

    @ Warm
    Hanya pemerintah dan Tuhan yang tahu ;)

  • warm says:

    5 kata terakhir..
    “sengaja ingin dihilangkan dari ingatan ”
    manis sekali…
    dan kayaknya memang benar begitu..

  • Inou says:

    movieholic banget dah mbaknya satu ni… :D
    kalo mudik bawain bajakannya yak…hwahahahahaha *disampluk*

  • nadyaplastic says:

    Hoho… ditayangin di Indo kok… tapi susah nemunya di bioskop gede nampaknya…

    Sugiharti Halimnya bagus ya… sama yang terakhir…

    Iya belom masuk di buku sejarah… cuma pas ospek doang gue diceritain sama alumni… nanti kalo ada festival lagi ya saya racuni nonton thiller… :)

  • aRdho says:

    mahal kereta nya maksud gw :D

  • aRdho says:

    enaknya yg deket sama rotterdam.. duh gw pengen banget ntn pel2m itu cuman ya cuman.. mahal bowk :S

  • grace says:

    seingat saya gada dibuku sejarah SMA..paling tidak 2 tahun lalu..
    btw, g30spki itu ada di buku sejarah, tapi tidak ada di kurikulum.. :D

  • Obi-Wan says:

    Kayaknya belon masuk, deh. :D

Leave a Reply


+ 3 = 4

>:) :nyesel: :nyucuk: :lol: :(( :woot: :D :evil: :p =)) :) :- :?: :sleep: :die: more »

Switch to our mobile site