Archive for the ‘begobegoan’ Category
Kuis Bilangan Prima
Saya lagi pengen bikin kuis nih. *iseng*
Kuisnya apa?
Simple aja. Pada tau kan bilangan prima itu apa? Buat yang udah lupa, bilangan prima adalah bilangan asli yang cuma bisa dibagi dengan 1 dan bilangan itu sendiri. Contohnya angka 3, cuman bisa dibagi dengan 1 dan 3. Bilangan 4 bukan bilangan prima karena 4 bisa dibagi dengan 2.
Jadi dalam angka 0-9 yang termasuk bilangan prima adalah 2, 3, 5, dan 7. Sebagai perkecualian, kali ini angka 0 dan 1 saya perbolehkan untuk dianggap sebagai bilangan prima… Hihihi
Nah, coba cek nomer henpon dan/atau nomer telp kantor/telp rumah kalian. Buat yang semua digitnya terdiri dari bilangan prima, silakan lapor ke e-mail saya di christin.rina@gmail.com ya. Sebutin nama, , alamat blog (kalau ada), dan nomer yang didaftarkan
Q : Lha ya gak mungkin, kan semua nomer henpon depannya 08?
A : Iya betul sekali. Jadi yang kita perhitungkan adalah digit setelah nomer 08 itu tadi. Yang 08-nya gak usah diitung. Untuk nomer PSTN, semua digit diperhitungkan termasuk kode area.
Satu orang boleh lho ngedaftarin lebih dari satu kombinasi nomor, yang penting jujur ya
Hadiahnya apa?
Hadiahnya DVD (ori lhooo) dan kejutan2 lain yang bakal saya selipin. Untuk filmnya nanti saya kasih list dan pemenangnya boleh milih yang mana.
Gampang kan? Silakan kirim-kirim mulai sekarang. Batas akhirnya tanggal 30 Juli ya! Kalo mau boleh kasih tau temen-temennya juga lho :)
PS : kalo kalian udah kirim e-mail ke saya, tolong kasi tau juga di kolom komen ya, siapa tau ada e-mail yang nyasar ke kotak sampah
Yang Sama, Yang Berbeda
Saya suka baca novel-novel Harry Potter, meskipun gak terlalu suka filmnya. Sekitar 5 tahun lalu saya nonton di bioskop film adaptasi dari novel keempat, Harry Potter and The Goblet of Fire. Film ini bercerita tentang turnamen Triwizard dan kemunculan Voldemort pada bagian akhirnya.
Waktu itu saya terhenyak *halah!* melihat kemunculan seorang brondong tampan, prefek asrama Hufflepuff… Cedric Diggory. Siapa dari kalian para wanita yang waktu nonton itu enggak ngiler ngeliat Cedric?
Then… few more years later. A movie called Twilight flooded the whole world. Uhm, especially regarding this Edward Cullen thing. Cool, cold, and cute. Isn’t he? SORRY, BUT HE ISN’T *lol*
Pas nonton Twilight kok ya kayaknya saya familiar sekali sama wajahnya… dan ternyata Edward Cullen adalah orang yang sama dengan Cedric Diggory. Robert Pattinson.
It’s just… OMG. Edward Cullen kan nampak berantakan, terlalu banyak make up dan ndak suka mandi begitu kok beda sekali sama Cedric Diggory yang tampan, jago quidditch dan charming?
Here here.
See?
Lalu yang satunya… mari kita lihat.
Oh my gawd.
What do you think? Any objection?
*pic linked to its source.
Aku dan Ransel
Aku suka travelling, mungkin turunan dari orang tua yang suka bepergian juga. Sejak SMP sudah disuruh pergi Karanganyar-Surabaya sendirian waktu liburan, waktu itu sering dikira anak ilang, dijagain bener sama kenek bus Sumber Kencono/Eka/Mira/Ita dan selalu dikasi tau kalo uda sampe Sragen biar bisa siap-siap turun di Solo dan gak kebablasan sampe jogja
Karena itu mungkin ya, sampe sekarang aku lebih suka bawa tas ransel kemana-mana ketimbang bawa tote bag atau postman bag. Rasanya enak aja gitu buat nyimpen barang. Receh kembalian, permen, pisau lipet, cermin kecil (ehm centil!), botol minum, apa aja deh. Trus juga kan jadi gak repot kalo dipake lari-lari ngejar bus atau kalo pas kehujanan.
Tas ransel saya gak banyak. Gak sebanyak tote bag *uhuk* tapi tiap ranselnya banyaaaaaaaaaak banget kenangannya karena dipake selama beberapa taun. Satu ranselku bertahan dari SMP sampe kelas 2 SMA itu ransel tipis warna ungu-krem yang dibeliin ibu. Lalu ganti tas ransel laen, warna coklat muda-coklat tua (seneng lho makenya pas hari jumat-sabtu soalnya matching sama baju pramuka!) yang bertahan sampe tingkat 3 kuliah. Setelah itu pertama kali beli ransel pas lebaran pake duit sendiri hasil penelitian bareng dosen, yang dipake ketika hijrah ke negeri kumpeni ini 2 taun yang lalu.
Ransel item keren ini pun rusak dan aus setelah dipake travelling ke Itali dan Budapest, lalu aku beli lagi ransel baru hasil diskonan. Sayangnya setelah beberapa saat baru sadar ternyata ransel ini gak cukup gede untuk dipake travelling, jadi aku browsing-browsing dan liat ada tas second dijual murah. Ya sudah kubeli, dan rupanya tas ini keren sekaliiiiiiii… muat banyak dan warnanya merah terang jadi bisa buat penanda kalo aku ilang di keramaian. Coba tuh tanya Gigie yang jadi temen travellingku di Praha dan Greece
Ah ranseeeeeeellll… Segimanapun aku mencintai stiletto dan clutch, tetep rasanya jadi diri sendiri ketika pake sneakers dan tas ransel.
*lanjut packing*
23
Masih 23 hari lagi.
Gak sabar pengen pulang
Sekarang ya tiap hari cuma bisa telepon, seperti biasa
Setiap hari
Sejak kapan itu ya? Sejak bulan April kalo gak salah
Gak pernah kelewat seharipun
Apa? ABG banget?
Ya biarin
Kayak pada gak pernah muda aja
Berapa Cepat Sih Air Hujan Itu?
Kemarin lusa, saya pasang status fesbuk yang bunyinya begini :
3. Tetesan udara mengalami gesekan dengan udara yang dilewatinya, dan udara dianggap sebagai fluida yang memberikan gaya apung (buoyancy force) maka kecepatan tetes air hujan bisa didekati dengan formula Navier-Stokes untuk menentukan terminal
velocity.
“Berapa ya kecepatan air hujan yang turun dari langit?”
Lalu ada tiga komentar:
1. Obi-Wan the Jedi : Lebih cepat dari kemampuan seseorang membuka payung atau mengangkat jemuran. Ahahahahahahah!
2. Om Warmorning : 10000 km/detik
3. Bias Bee : Gravitasi dong. 9,8. Massa air hujan tidak berpengaruh pada kecepatan. Dikurangi gesekan angin kali ya.
Jujur aja, saya penasaran ama pertanyaan ini sejak tingkat satu kuliah, setelah baca bab-bab awal buku University Physics karya Halliday.
Kepikir gak sih hujan turun itu kecepatannya berapa? Apa secepat motor atau pesawat jet atau becak? Soalnya kan kadang ketika hujan turun bisa kerasa sakit banget di kulit, kadang lembut. Kadang juga basah *ya iyalah*
Setelah semalam menginterupsi jam tidur si pacar *halo cintah!* dan memaksanya berdiskusi tentang hal ini, beliau membantu saya yang kuliah fisikanya ngulang ini menemukan teori-teori yang cukup relevan untuk menjawab pertanyaan di atas. Begini teori dan asumsi-asumsinya: Read the rest of this entry »








