Rss Feed
Tweeter button
Facebook button
Digg button

Lebaran 2017 (dan tahun-tahun sebelumnya)

Flashback lebaran sepuluh tahun terakhir

2007 – di Wassenaar, acara tahunan KBRI Den Haag. Sebagai mahasiswa kere dan karena ternyata makanannya gak gratis maka cuma bisa beli sedikit makanan.

2008 – di Wassenaar lagi, kali ini sudah bisa jajan-jajan karena sudah kerja. Kalau gak salah waktu itu lebaran jatuh sekitar bulan September atau Oktober dan saya baru sebulan kerja di pinggiran Rotterdam.

2009 – di Jogja, waktu itu pulang untuk persiapan yudisium dan wisuda bulan November. Pulang pas malam takbiran. Big mistake I still regret. Please don’t ask.

2010 – yang jelas sih masih di Belanda tapi lupa di mana ya? kayaknya sih gak ke Wassenaar juga karena hari kerja. Sepertinya ya ngantor aja seperti biasa.

2011 – lebaran di jogja karena habis kecelakaan sebulan sebelumnya dan kaki masih di-gips. Dikunjungi keluarga lalu kami jalan-jalan ke Ambarukmo Plaza dan belanja di Carrefour dengan saya masih pake kruk. It was a surreal experience.

2012 – lebaran di jogja lagi karena I’m being a jerk who didn’t want to go home and make her dad happy. I made excuse that I had to work (I really had to but I could’ve done it remotely at home actually). Malam takbiran nongkrong di kafe sampe pagi sama Celo. Dikunjungi keluarga lagi seperti tahun sebelumnya dan kami main ke pantai, ke kebun binatang, dan entah kemana lagi.

2013 – I actually came home for lebaran. pertama kali setelah 2006. lolz. Dari rumah ke Jogja lalu karena si adik yang kerja di Maluku flightnya dari Jakarta tengah malam maka saya “mengantar” ke Bandung. Kami naik kereta dari Jogja ke Bandung, sewa motor dan muter-muter Bandung sehari semalam. Hiking ke Tahura, makan di Madtari, nongkrong di Braga, jajan Yoghurt Cisangkuy, ke Museum Geologi, dll. Keesokan harinya kami berpisah; dia naik Argo Parahyangan ke Jakarta untuk kemudian ke bandara dan saya naik kereta entah-apa-lupa kembali ke Jogja.

2014 – lebaran di rumah! pertama kali ngerasain mudik sebagai kaum urban jabodetabek nih. sempat main ke sarangan pake rok (bad idea), makan sate kelinci dan bakso dan entah apa sampe pulang kekenyangan. Nyekar ke makam mbah putri di kediri dan main ke rumah-rumah saudara yang di daerah situ. Pertama kali berkunjung ke rumah pacar dan disuruh nginep di sana dan ternyata ada keluarga besarnya lagi datang! Alamak groginya. Balik ke serpong dari jogja ketinggalan kereta lanjutan dan terpaksa harus naik travel dari bandung kemudian bersumpah akan menabung agar tahun depan bisa naik pesawat.

2015 – lebaran di rumah. hari pertama lebaran langsung melayat adik sepupu yang meninggal karena kecelakaan bus. keesokan harinya ada calon besan datang sekeluarga dan tiba-tiba sama kedua bapak-bapak ditodong suruh menikah, dikasih tanggal yang waktunya kurang lebih empat bulan lagi. langsung wasap pakde mbilung: “waduh gimana ini pakde!” but yeah it went well.

2016 – lebaran pertama di rumah mertua. I love my new family. Dapat mertua dan ipar yang luar biasa baiknya; I feel very blessed. Sayang sekali anjing kesayangan keluarga, Melky, meninggal setahun sebelumnya.

2017 – lebaran di Manchester. Gak ada yang menarik – semalam begadang nunggu yang di Indonesia bangun dan sungkeman. Tidur sampe jam 10 pagi dan telponan sama adik yang sedang di rumah bude. Tidur lagi sampe jam 2 siang kemudian bangun kelaparan, akhirnya mandi dan pergi nyari makan ke warung. Mashed potato dan daging plus gravy, menu diskonan yang di-reprice karena udah mau expired. Hehe.

Yah begitulah sejarah lebaranku satu dekade terakhir. Sekarang sudah lumayan tua ya ternyata. ((( lumayan )))

Selamat lebaran (dan liburan) teman-teman, semoga hari rayamu menyenangkan!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *