Rss Feed
Tweeter button
Facebook button
Digg button

Setahun Kemarin

“Bekerjalah dengan gembira seperti gembiranya Tuhan saat mengabulkan doamu agar diterima kerja.”

Quote barusan lebih menampar saya daripada quote yang sering saya daraskan saat lagi males kerja: “lebih baik sibuk kerja daripada sibuk nyari kerjaan”. Tapi ini bukannya lagi pengen bahas tampar-tamparan sih, tenang aja 😆 Saya cuma merasa aneh saat suatu pagi beberapa hari lalu denger celetukan temen kantor, “anak-anak CPNS baru kapan sih masuknya?”

Anak-anak CPNS baru? Lho aku udah setahun di sini?

Itu kartu ujian saya tahun 2013 lalu. Masih tersimpan rapi di dusgrip. Berawal dari ngikutin apa kata bapak yang tiap tahun pasti nyuruh daftar CPNS, saya kemudian nyari-nyari info kementerian atau lembaga mana yang buka lowongan CPNS. Karena masih sibuk mainan onet sama kerjaan di kantor, saya nyari lowongan yang syaratnya gak berat. Beberapa instansi meminta syarat surat keterangan sehat jasmani-rohani, surat bebas narkoba, kartu kuning, SKCK dan macem-macem, dan saya males ngurusnya. Jadilah LIPI salah satu instansi yang saya pilih karena syaratnya simple dan semuanya dilakukan secara online. Cukup isi-isi data di website, upload dokumen, verifikasi, dan saya tinggal nunggu pengumuman lolos ke ujian tulis apa enggak.

Bulan September dan Oktober adalah bulan-bulan saya bolak-balik Jogja-Jakarta untuk test. Gak peduli cuti tinggal berapa, gak peduli cuti disetujui atau enggak (maaf ya pakbos!). Yang penting kerjaan beres. Waktu itu kerjaan juga lumayan hectic, sampai sempat rada drama waktu mau ujian wawancara… kereta jam 7, kerjaan saya jam 6 belom juga beres karena printer dan scannernya ngadat. Terpaksa saya kerjain seadanya sampe jam setengah tujuh kemudian saya ngibrit ke stasiun sambil nitipin kerjaan ke temen kantor (tengkyu, mas coworkerturned-boyfriend!). Untung gak telat.

Ini percobaan ketiga saya daftar CPNS di LIPI. Kenapa sampe segitunya? Karena saya memang pengen jadi peneliti ^^

Dan tahun lalu Tuhan menjawab doa saya setelah kami tawar-menawar. Saat malam-malam baca pengumuman dan SK kelulusan, saya sujud syukur kemudian nelpon bapak. Si bapak speechless rada lama, kemudian bilang “baguslah… sekarang bapak gak lagi kepikiran tahun ini kamu pindah kerja ke mana”. Gantian saya yang speechless.

Anyway, selama setahun kemarin di Serpong saya banyak belajar; gak cuma tentang bidang material yang harus saya tekuni dari nol koma lima (karena waktu kuliah cuma dapat basiiiccc banget), juga tentang bagaimana sistem kerja di kantor pemerintah dan bagaimana belajar hidup sendiri di kontrakan.

Entah karena faktor apa, tapi setelah 4 kali pindah kerja, baru kali ini saya melewatkan setahun penuh di satu tempat tanpa ada keinginan pengen pindah kerja. I guess I love this place. Happy 1st anniversary, my dream job \o/

7 thoughts on “Setahun Kemarin

  1. keren ih jadi peneliti yang mengabdi pada negara..

    *ngulang komen taun lalu*

  2. PNS Daerah says:

    Ciee, jadi ingat hastag setahun lalu deh :mrgreen: Selamat ya, semoga makin semangat menjadi abdi negara yang melayani masyarakat…

    Oya, baru ingat juga kalau bulan ini masuk tahun ketujuh kami (saya dan bang you know who) jadi PNS…

  3. jensen says:

    Congratz ya tin. Gak kerasa sudah setahun, dan ini artinya dah selama itu juga saya gak ngunjungi kamu. Ahaha..
    Semoga Tuhan menyertai selalu, jadi peneliti yang eksis. 😉

  4. @_mizan says:

    Tanggal lahir di-urek-urek, tapi no KTP ketinggalan :))
    Tetap berkarya untuk kemajuan negara!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *