Rss Feed
Facebook button
Calendar
January 2012
M T W T F S S
« Dec    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
Archives
INDONESIANabroad.com
Add to Technorati Favorites
Coin A Chance

Flipping Coin Is Not Gambling

Lagi-lagi, tentang pilihan. Betapa hidup ini dipenuhi dengan pilihan, mulai dari bangun tidur hingga kembali tidur. Duh kok kayaknya hidup saya semacam berat gitu ya? :fufu:

Mengutip kembali dari arsip lama saya, Tentang Pilihan :

Prinsip saya selama ini, tidak ada keputusan yang salah. Yang penting adalah bagaimana cara kita menyikapi konsekuensi yang ditimbulkannya. Kalau kita hanya ingin enaknya saja, ya sampai kapanpun kita tidak akan menemukan pilihan yang benar-benar tepat.

Jadi bayangkan kita sedang berada di antara banyak pilihan.. Lalu setelah dibuat tabel SWOT atau Pro-Con atau apapunlah akhirnya terpilihlah dua pilihan teratas dan terbaik… Yang sayang sekali justru membuat kita bimbang. Pertimbangan panjang tersebut padahal sudah melalui banyak tahap, termasuk daftar sebab akibat dari setiap pilihan. Eh kok ya tetap saja kita tak mampu memilih. Lalu apa yang harus kita lakukan? Saran klisenya adalah “ikuti kata hati”. Sayang sekali si hati ini kalau ditanya suka malu-malu, sehingga gak jarang lagi-lagi si logika yang mengambil alih.

Kemarin, di sebuah pizzeria – salah satu tempat makan favorit saya di Jogja – seorang kawan mengajari saya cara yang bagus untuk mengetahui kata hati : melempar koin. Saya sempat menyanggah, bukankah itu berjudi? Dia tersenyum dan mengatakan bahwa melempar koin bukanlah berjudi, selama pilihan yang dipertaruhkan adalah dua pilihan teratas dan terbaik. Pilihan yang sudah lolos berbagai kriteria.

Okelah kita lempar koinnya. Contohnya kita pakai koin seratus rupiah, ada sisi burung garuda dan cenderawasih. Masing-masing mewakili pilihan – katakanlah pilihan A dan B. Lempar koin… lalu rasakan selama koin melayang ke atas, adakah selewat terlintas pikiran “gambar garuda plis..” atau “jangan gambar cenderawasih plis..” atau pikiran-pikiran serupa itu.

That’s the answer. Sepersekian detik pilihan kita dipertaruhkan pada dua sisi mata uang yang melayang ke udara, lalu dengan spontannya ada salah satu pilihan yang lebih kita pilih – atau lebih tidak ingin kita pilih – muncul begitu saja. Itulah kata hati.

Trus kalau gak muncul yang spontan kaya gitu? Kalau memang perasaan kita netral sama kedua pilihan tapi cuma bingung aja mana yang harus dipilih? Sekali lagi saya kutipkan dari arsip lama saya :

Pilih saja salah satu dari berbagai alternatif jawaban, dan lakukan tanpa menoleh ke belakang. Jangan pernah menyesali pilihan yang kita ambil, maka jalan manapun itu yang kita pilih membawa kebahagiaan tersendiri buat kita.

P. S : dear friend, thanks. that was a nice and warm afternoon conversation.

P. P. S : buat yang nunggu lanjutan #30HariMenulisSuratCinta, maaf surat cintanya saya teruskan ke suatu tempat yang tidak bisa saya sebutkan lokasinya. Mohon maklum. Ihik…

#2 : I Hate Sunday

There are times when I actually hate Sunday and wish I could move forward to Monday.

Times when I don’t see you on Sundays.

#1 : Never Say Never

apa semua yang kita pikir benar itu memang benar adanya? apa tindakan atau rasa yang disimpulkan tanpa dasar itu sesuatu yang ceroboh?

jawabannya cuma satu : belum tentu. you never know till you have tried, right? ya karena tak ada pilihan yang salah atau benar, yang ada hanyalah pertanyaan siap dengan konsekuensinya atau tidak. tentu saja jangan mengambil keputusan tanpa berpikir. itu namanya judi.

berlaku untuk setiap persimpangan dalam hidup. entah persimpangan jalan ataupun persimpangan perasaan.

beranilah gagal, karena kita akan belajar banyak hal.
beranilah jatuh cinta, karena kerusakan yang ditimbulkannya sebanding dengan kebahagiaan yang diberikannya.

kalau kata Lennon sih, “and in the end, the love you take is equal to the love you give.”

PS. : don’t ask me what’s the reason I’m falling in love with you…

Wish List 2012 (Updated)

Demi apa tiba-tiba saya pengen bikin wish list… Ya gak papa sih, biar kalo2 dikasi rejeki dan bisa nabung, duitnya kepake untuk hal-hal yang memang berguna. Saya pernah ada dalam masa-masa kecanduan online shopping di *uhuk* E-Bay *uhuk* dan jadi suka bebeli barang-barang yang gak penting. Bukannya gak penting sih, cuma gak terlalu saya butuhkan.

Jadi inilah wish list saya untuk tahun 2012 ini, semoga dikasih rejeki biar jadi kenyataan.

1. Indonesia Timur

Pengen pergi ke Indonesia timur, entah ke Papua, Ambon atau Maluku utara. Luxury travelling atau backpacking. Rasanya sayang sekali kalo harus liburan ke luar negeri sedangkan yang di negeri sendiri aja belum kelar dijelajahin. Rencana terdekat sih mungkin Derawan atau Toraja. Atau syukur-syukur ke Halmahera Utara. Semoga jatah cuti tahun ini bisa digunakan dengan baik.

Foto di atas adalah foto pantai Kao, diambil dari fesbuk adik saya yang dinas di Halmahera Utara. Dia udah punya sertifikat diving aja, dong! Hih! Saya renang aja belom bisa

2. Kamera digital

Iya, kamera digital. Gak perlu DSLR, yang pocket aja udah cukup. Buat gantiin Canon Powershot E1 saya yang hilang :D Gak perlu yang mahal atau canggih-canggih juga yang penting awet. Lebih bagus sih waterproof dan ada viewfindernya.

3. Lightsaber

Entah sejak kapan saya suka lightsaber. Saya bukan fans Star Wars juga sih, jadi bukan karena obsesi nonton film tersebut. Ya.. Suka aja sama lightsaber. Apa ada hubungannya sama obsesi saya menikahi lelaki yang berprofesi militer, yang dalam prosesi pernikahannya ada upacara Pedang Pura, di mana kami berjalan di bawah pedang. Sekarang sih udah gak pengen2 amat punya suami militer. Nanti kalo pernikahan gak ada Pedang Pura juga gak papa.. Di bawah lightsaber juga boleh.

4. Shuriken

Saya penggemar benda-benda tajam seperti pisau, belati, dsb. Dan yang jadi obsesi saya selama ini adalah mempunyai sebuah Shuriken, pisau bintang yang biasa dipunyai ninja Jepang. Yummy. Sexiness overload.

….

….

Saat saya nulis wishlist nomer tiga, rasanya kok blank. Gak tau apa yang mau ditulis. Entah karena udah gak pengen apa-apa atau takut untuk pengen apa-apa. Sambil nonton Wolves vs Chelsea selesai, masih gak tau juga mau dilanjutin gimana…

Terlalu bersyukur sama apa yang udah dipunya, atau terlalu nyaman dengan apa yang dipunya sampai gak punya hasrat untuk berusaha demi mendapat sesuatu?

Daftar wishlist ini masih dibuka sampai akhir Januari. Ada yang mau ngasih ide gak, saya pengen apa ya? *maksud lo?* :fufu:

tentang tahun ini dan tahun depan

udah waktunya bikin flashback 2011 belum sih? ya biarin saya mau buat sekarang aja deh.

tahun 2011 ini apa ya, rasanya campur-campur banget. naik turunnya unpredictable, dan banyak hal baru terjadi.

januari… kerjaan baru, hore hore ke sana kemari. membuat kesimpulan bahwa saya tidak suka kota jakarta.

februari.. maret.. april.. mei.. tenggelam di kesibukan kerjaan di jogja, eh prambanan. lagi nyari ritme kerja yang enak. dan mulai bosan karena ritmenya begitu-begitu saja. berangkat kerja – pulang – telponan sama pacar – tidur – kerja dst dst.. bahkan waktu weekend.

juni.. juli.. menggalau parah karena you-know-what. kerjaan makin menggila, tapi gak masalah karena toh sedang single.

agustus.. kecelakaan motor. digips tiga minggu dan tersiksa selama beberapa minggu. gak nyangka kalau akan parah tapi nantilah itu diceritakan belakangan saja. bisa jadi beberapa episode soalnya. hahaha.

september.. oktober.. november… menemukan kembali ritme pekerjaan di divisi yang baru, yang anehnya terasa menyenangkan. sambil nahan sakit di kaki yang teramat sangat sampai harus fisioterapi di rumah sakit hampir tiap hari. nyoba les inggris selama beberapa minggu sebelum kemudian brenti les karena tabrakan sama jadwal fisioterapi itu tadi. karena bosen juga sih les inggris judulnya conversation tapi ngebosenin banget.

desember..  udah bosen ngerasain sakit di kaki akhirnya saya memutuskan ke jakarta nyari rujukan sekaligus operasi artroskopi buat rekonstruksi ligamen saya yang divonis putus. sampe hari ini 28 desember saya masih bed rest dengan kaki berbehel besi biar lurus, dan akan pakai behel paling tidak sampai empat minggu setelah operasi. ya malesin sih harus belajar jalan lagi, dan akibatnya natal tahun baru saya gak bisa ke mana-mana.

begitulah cerita 2011 saya. kalau harus diringkas dalam satu kata maka tahun 2011 adalah : SURPRISE!!

kejutannya lumayan sih. mulai dari kerjaan baru dengan segala haha hihinya, bubaran sama mantan pacar, kecelakaan, pindah divisi, operasi lutut. punya pacar lagi. hwew.

lalu 2012 resolusinya apa? kali ini mau bikin yang rada serius…

1. mau jadi pegawai yang serius sama kerjaan, yang bukan kerja rutinitas cuma biar bisa tetep bertahan di situ. *halah serius bener to*

2. nabung! per bulan harus disiplin nabung minimal seperlima gaji.

3. belajar jalan yang bener dan rajin latihan. bulan maret harus udah bisa olahraga. bulan november harus udah bisa main bola lagi atau minimal aerobik deh.

4. belajar renang

5. punya pacar. euh, maksudnya tetep punya pacar di tahun 2012. *ralat sebelum dipentung pacar*

6. <space untuk resolusi berikutnya>

7. <space untuk resolusi berikutnya>

baiklah itu dulu. nanti diedit kalau perlu edit. happy holiday!

Switch to our mobile site